Benjolan pada Kelopak Mata
Sebaiknya Anda perlu periksa langsung ketika mendapati mata yang beberapa hari tidak tampak normal seperti biasanya. Baik mata terlihat merah, ataupun terdapat benjolan pada kelopak mata yang mengganggu penampilan maupun penglihatan.
Bila kelopak mata meradang, maka ini disebut dengan blepharitis. Berasal dari kata blepharo=kelopak mata, dan itis=peradangan. Blepharitis dapat disebabkan oleh infeksi dan alergi, biasanya berjalan kronis atau menahun. Blepharitis alergi biasanya berasal dari debu, asap, bahan kimia iritatif, dan bahan kosmetik. Infeksi kelopak mata dapat disebabkan kuman streptococcus alfa atau beta, pneumococcus, dan pseudomonas.
Lebih dari sekedar peradangan yang hanya terlihat seperti sariawan, terkadang kita jumpai benjolan pada kelopak mata seseorang. Dalam dunia kedokteran, setiap benjolan pada permukaan tubuh disebut tumor (termasuk tahi lalat). Dalam buku ICD 10 yang merupakan pedoman kode penyakit, neoplasma pada kelopak mata terdiri dari :
C43.1 –> Malignant melanoma of eyelid, including canthus
C44.1 –> other malignant neoplasms of skin —> Skin of eyelid, including canthus
C79.2 –> Secondary malignant neoplasm of skin
D04.1 –> Carcinoma in situ of skin –> Skin of eyelid, including canthus
D23.1 –> Other benign neoplasms of skin –> Skin of eyelid, including canthus
D21.0 –> Other bening neoplasms of connective and other soft tissue –> Connective and other soft tissue of head, face and neck. Connective tissue of : ear, eyelid
D48.1 –> neoplasms of uncertain or unkown behaviour of other and unspecified sites –> Connective and other soft tissue. Connective tissue of : ear, eyelid
Dan masih banyak jenis tumor kelopak mata lainnya. Seperti hal nya xantelasma, yang sering dijumpai. Tumor pada umumnya dapat bersifat jinak (benign) dan ganas (malignant), begitu pula yang terjadi pada kelopak mata.
Perlindungan pada mata begitu penting ketika seseorang dalam situasi tertentu. Misalnya ketika berkendara menggunakan motor atau sepeda, berada di lingkungan berasap atau udara yang mengandung zat kimia berbahaya, dan juga segala kondisi yang dapat membahayakan mata Anda. Untuk mencegah bahaya-bahaya yang mungkin dapat terjadi pada mata dan sekitarnya, maka lindungilah mata Anda. Gunakan pelindung seperti kaca mata serta helm dengan kaca penutup wajah ketika berkendara. Mintalah resep dokter untuk penggunaan tetes mata ataupun obat anti alergi bila terjadi iritasi. Jangan memakai sembarang tetes mata, dan perhatikan pula jangka waktu pemakaian obat tetes mata.
sumber :
http://medicastore.com/index.php?mod=penyakit&id=819
http://kbi.gemari.or.id/beritadetail.php?id=4982
WHO. 1992. International Statistical Clssification of Diseases and Related Health Problems Tenth Revision Volume 1&3. Geneva


Iya, bener itu pakai helm yang standar,
selain melindungi mata,
juga dapat melindungi kepala anda jika terjadi kecelakaan
Gunakan helm standar!
(koq kayak slogan2 polisiyah?
)
weheheeh… mantep juga ya….
saya juga sempat posting hal yang sama tuh… bisa diliat disini
disini
to megan : Selamat2… selamat menjabat sebagai Bapak Ketua Himakom…hakaka
to Areep : Keep on blogging! :p
Selamat.. selamat menjabat sebagai bu ketua himakom :p
megan–> hoho… mabok bebek ya,,,haha
mabox kambink mungkin :p
kambing n bebek kalee…
bunyinya jadi gini nii…
mbbeeek….kwek kwek kwek….ha2
dok saya mau nanya ni , mata sebelah kiri saya ada benjolan 2.benjolan ini sudah hampir setahun,tapi tidak sakit.ini penyakit apa ya dok apa ini bahaya. tolong balas ke imail saya ya dok
senta_bunga@yahoo.com
thank sebelumnya .
@ ros = wakaakaa..maap…saya bukan dokter,,,hehe
tapi sebaiknya anda perlu bertanya kepada dokter yang asli..